Monumen Jogja Kembali

monumen jogja kembali
Image : IG Jogjaku

Semua orang pasti mengetahui bahwa Yogyakarta merupakan kota wisata sekaligus budaya yang kaya akan sejarah. Banyak tempat-tempat menarik yang bisa dikunjungi selama berada di Yogyakarta, bagi penyuka sejarah ada baiknya untuk mengunjungi monumen Jogja Kembali.

Monumen tersebut merupakan salah satu bangunan yang didedikasikan untuk para pejuang kemerdekaan dalam mempertahankan NKRI dari Belanda pada tahun 1949.

Sejarah Museum Jogja Kembali

Ada banyak nama yang bagus untuk menamai tempat bersejarah tersebut. Tetapi mengapa harus dinamai “Jogja Kembali?”. Jawabannya ada pada peristiwa setelah Indonesia merdeka dimana ada beberapa wilayah yang masih diduduki oleh Belanda, salah satunya Yogyakarta. Meski begitu rakyat berhasil merebut kembali Yogyakarta. Oleh karena itu penamaan museum didasari oleh peristiwa tersebut.

Sesuai dengan namanya, museum Jogja Kembali merupakan monumen peringatan kembalinya Yogyakarta dan Indonesia dari tangan Belanda.

Sehingga dengan mengunjungi museum tersebut, seluruh sejarah mengenai perjuangan bangsa Indonesia di Yogyakarta Pasca 1945 dijabarkan secara runtut dan lengkap. Wisatawan seperti melintasi waktu kembali ke masa lalu lewat setiap cerita yang ada di dalam museum tersebut.

sejarah monjali
Image : Ana Sari Monalisa

Rute Menuju Monumen Jogja Kembali

Museum Jogja Kembali beralamat di jalan Ringroad Utara, Jongkang, Sariharjo, Sleman. Jika pengunjung bertolak dari tugu Yogya, bisa langsung mengambil jalur bagian utara kemudian melewati jalan Monjali. Jarak monumen dari tugu Yogya lumayan dekat yakni sejauh 6 km. Pengunjung bisa menyewa kendaraan atau memesan kendaraan melalui aplikasi online.

Harga Tiket Masuk Dan Jam Operasi

Harga tiket masuk untuk dapat menikmati wisata sejarah dan edukasi di tempat tersebut terbilang sangat terjangkau. Tiap-tiap wisatawan domestik yang berkunjung dikenakan biaya sebesar; Rp 10.000,- sementara bagi turis asing dikenakan biaya sebesar Rp 15.000,-. Dengan tarif yang terjangkau tersebut, pengunjung bebas menjelajahi monumen.

rute monjali
Image : Guideku

Baca juga wisata skala internasional : Candi Borobudur

Hal Menarik Yang Bisa Ditemui Di Monumen Jogja Kembali

Yogyakarta memang memiliki banyak museum dan setiap museum memiliki ciri khasnya masing-masing. Museum Jogja Kembali juga memiliki beberapa hal unik yang tersimpan di dalamnya. Berikut hal menarik yang dapat dijumpai di tempat tersebut :

1. Disain Eksterior Museum Yang Ciamik

Dari luar, disain monumen bersejarah tersebut tampak futuristik dengan bentuk piramida yang menjadi ciri khasnya. Selain itu, di sekeliling museum terdapat kolam-kolam air yang tertata dengan rapi, menambah keunikan dari museum monumen Jogja Kembali.

Sebelum memasuki museum, pengunjung akan disambut dengan sebuah replika pesawat tempur dan tugu besar. Di dalam tugu tersebut tertulis 422 nama pahlawan yang gugur dalam memperjuangkan kedaulatan Indonesia di Yogyakarta dari Belanda. Di antara tugu yang berisi daftar nama-nama pahlawan, terdapat sebuah puisi dari penyair terkenal Chairil Anwar berjudul Krawang-Bekasi.

2. Grabha Graha, Ruang Penghormatan Dan Doa Bagi Pahlawan

Selain sebagai tempat belajar sejarah, monumen Jogja Kembali juga dijadikan sebagai tempat penghormatan terakhir kepada seluruh pahlawan yang turut memperjuangkan kedaulatan Indonesia. Untuk itu, di lantai paling atas gedung tersebut merupakan tempat memanjatkan doa bagi para pahlawan yang dinamakan Grabha Graha. Ruangan tersebut berbentuk melingkar dengan sebuah tiang bendera di tengahnya.

Selain itu terdapat pula relief yang bercerita mengenai perjuangan bangsa, baik secara fisik dan diplomasi menghiasi ruangan tersebut. Kesan perjuangan serta hikmat terasa begitu kental ketika pengunjung telah memasuki tempat itu. Di tempat tersebutlah biasanya keluarga/keturunan pahlawan dan masyarakat umum datang dan berdoa agar arwah yang telah kembali kepada-Nya dapat beristirahat dengan tenang.

wisata monumen jogja kembali
Image : Rizal Maliki

3. Terdapat Wahana Diorama

Sebelum mencapai lantai terakhir dari museum. Pengunjung terlebih dahulu akan melewati lantai dua yang berisi dengan 10 diorama/ penggambaran aktivitas jaman dulu yang berkaitan dengan peristiwa ‘’Yogyakarta Kembali.” Di antaranya ada penggambaran situasi Belanda menyerang Maguwo, Perjanjian Roem-Royen, Serangan umum 1 Maret, hingga proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1949.

4. Taman Pelangi Dan Lampion, Hiburan Malam Museum Jogja Kembali

Selain wisata sejarah, museum monumen Jogja Kembali menawarkan pilihan paket wisata jogja lain yang bisa dinikmati pada malam hari. Tidak jauh dari halaman museum, terdapat taman pelangi yang juga dikenal dengan nama taman lampion ketika malam tiba. Ada beragam bentuk lampu-lampu cantik yang menghiasi tiap sudut taman dengan beragam tema yang berbeda.

Setelah puas menikmati beragam bentuk lampion dengan warna-warna ceria, pengunjung juga bisa menikmati wahana permainan yang ada di sana. Permainan tersebut di antaranya becak mini, perahu dayung, trampolin, speed boat dan lain-lain. Wahana paling menantang yang bisa dicoba tentu saja menjelajahi wahana puri hantu yang menegangkan.

5. Tata Letak Museum Yang Unik

Tidak salah menamai kota Yogyakarta sebagai daerah istimewa yang ada di Indonesia, sebab apapun yang ada di kota tersebut memiliki banyak makna. Tak terkecuali dengan penataan tata letak kota yang sangat jarang dimiliki oleh daerah lainnya. Termasuk dalam peletakan tiap bangunan yang ada di sana, tidak terkecuali monumen Jogja Kembali.

Museum tersebut ternyata terletak lurus sejajar dengan tempat-tempat penting yang ada di Yogyakarta. Tempat tersebut yakni, gunung merapi, tugu Yogyakarta, alun-alun, kraton, panggung krapyak, hingga laut selatan. Peletakan tempat penting yang lurus sejajar ini memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Yogyakarta. Dimana garis lurus tersebut melambangkan keselarasan dan harmoni hubungan makhluk hidup dengan penciptanya.

Museum Monumen Jogja Kembali merupakan bukti nyata perjuangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan Negara Indonesia. Dengan ini, tentunya sebagai generasi penerus bangsa harus terus melanjutkan perjuangan pendahulu dalam menjaga Indonesia tetap berdaulat. Hal yang bisa dilakukan oleh generasi bangsa yakni dengan terus berkontribusi dalam memajukan negara Indonesia tercinta.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan komentar

error: Konten Dilindungi !! Jangan Copas Bos !!